Wartawan WIP dilengkapi dengan kartu identitas, pin, surat tugas liputan dan tercantum dalam box redaksi. Bagi yang tidak dilengkapi dengan identitas resmi dan namanya tidak tercantum dalam box, redaksi tidak bertanggung jawab

14 Januari 2015

Kepala Sekolah, Kuasai Dana Dak Rehabilitasi “ Ruang Kelas Asal Jadi “




KAB. KUNINGAN,  WIP
Pekerjan RehabilitasiRuangKelasRusak SDN 1 Cantilan Kec Selajambe Kab Kuningan di duga asal jadi, berdasarakan pantauan SKU WIP di lapangan banyak pekerjaan yang tidak dikerjakan sebagaimana mestinya berdasarkan tingkat prosentase kerusakan awal yang di ajukan pihak sekolah, Mulai dari atap , hingga lantai bangunan ruang sekolahdantidakhanyaitubangkaisisabongkaran pun tidakterlihat di lokasipekerjaan.

Seperti halnya dinding kelas hanya terlihat sebatas pengecetan, lantai, kusen jendela dan pintu plus engsel tidak ada penggantian , berikut kaca jendela tidak terlihat ada perbaikan, bahkan satu jendela ruangkelasdi tutupi terlipek tidak terpasang kaca , di tambah saat di lokasi (03/12/14) tidak ada satupun pekerja, di sidik ternyata pintu ruang kelas pun terkunci seperti sudah selesai pekerjanya.

Berdasarkan informasi yang ada , pekerjaan rehab ruang kelas itu di kerjakan langsung oleh kepala sekolah sendiri, tanpa melalui musyawarah dengan unsur masyarakat, guru, dan komite sekolah. Padahal jelas secaraaturan mekanismenyaharus di kelola secara swakelola yang pelaksanaanya harus  di musyawarahkan dan membentuk kepanitian pelaksana rehab bukan oleh kepala sekolah sendiri.

Saat hendak di temui kepala sekolah SuryakaS.Pdtidak berada di tempat , sedang keluar menurut salah satu guruyang ada. Di karenakantidak berhasil menemui kepala sekolah,SKU-WIPmencoba menanyakan seputar pelaksanaan rehabilitasi ruang kelas tersebut kepada guru yang ada . kebetulan pada saat itu yang di tanya adalah bendahara sekolahHaidirSaktiS.Pd, namun dalam pembicaraan bendahara sekolah tersebuttidak bisa berkata banyak,bendahara sekolahHaidirmengaku kalau dana bantuan DAK rehab di pegang seluruhnya oleh kepala sekolah “berdasarkankeinginankepalasekolah di karenakancumasatulokalsaya yang pegangsemuanyakatanya, kami guru di sini tidak dilibatkan dalam kepanitian rehab ruang kelas yang di danai dari dana DAK 2014 satupaketuntukrusaksedangsenilaiRp. 35.389.343; semua di lakukan oleh kepala sekolah , mulai dari belanja bahan bangunan, mencari tukang, hingga pengelolaan keuangan”. Ungkapnya.

Hingga berita ini di turunkan kepala sekolah Suryaka, sulit untuk di temui dengan berbagai macam agenda dan acara sebagai alasan . *GUNTUR

Tidak ada komentar: