Wartawan WIP dilengkapi dengan kartu identitas, pin, surat tugas liputan dan tercantum dalam box redaksi. Bagi yang tidak dilengkapi dengan identitas resmi dan namanya tidak tercantum dalam box, redaksi tidak bertanggung jawab

29 Januari 2015

Witarya, Kepsek SDN Jatiputri Cisitu, Diduga Punya 2 Cucu dari Gagahi Anak Kandungnya.



KAB. SUMEDANG, WiP.

Peran orang tua dalam perannya selaku kepala rumahtangga dan menjalankan kehidupan keseharian, tentunya menjadi imam dalam langkah,prilaku serta ucapan dalam memberikan tuntunan hidup menuju keluarga bahagia, sejahtera sakinah mawadah warohmah.

Namun demikian lain halnya dengan Kepsek SDN Jatiputri Kec Cisitu, yang dalam pekerjaannya sebagai pendidik di PNS di Dinas Pendidikan Kab Sumedang diduga keras sudah melakukan tindakan biadab amoral, ”layaknya otak udang”.

Pasalnya adalah,bebeapa waktu lalu wartawan WIP ada penemuan dan sumber kaitan dengan dugaan pencabulan oleh Bapaknya kepada anak kandungnya sendiri hingga melahirkan 2 orang cucu.Kepsek Witarya juga mempunyai istri seorang Guru di SDN Sadangsari Cisitu yang bernama Apong,Telusuri punya telusur dan melakukan ricek dan kroscek kelapangan ternyata permasalahan tersebut banyak sumber yang membenarkan.

Sumber Mengatakan kepada wartawan, Witarya (Kepsek) SDN Jatiputri Cisitu menghamili anak kandungnya yang bernama DW kelas 11 di SMU sampai mempunyai 2 orang anak, anak 1 (pertama) berumur sekira 2 tahun dilahirkan di Bidan Desa Babakan Asem dan anak yang ke 2 (Dua)  sekira berumur 2-3 bulan dilahirkan di Bidan Desa Cijati,dalam hubungannya dengan anak DW Witarya adalah kakek anak tersebut alias Cucu,saat sekarang ini katanya Cucu Witarya dititipkan di rumah adiknya (Kimin,Guru di Cikadu situraja).  

“Kepsek Witarya,ketika akan dilakukan konfirmasi, wartawan selalu gagal tidak dapat ketemu dengan alasan dari pihak sekolah Bapak sedang keluar,” katanya.

Kepala Uptd Kec Cisitu yang didampingi pengawas waktu lalu saat diminta tanggapannya mengatakan, Sesuai dengan kewenangan,Kami sudah memanggil dan menanyakan langsung kepada pak Witarya terkait masalah pribadinya yang sedang panas diguncingkan banyak orang,langkah kami ini adalah melakukan pembinaan,akan tetapi bukan malah diterima dengan baik,melainkan mendapatkan balasan dengan ucapan pengancaman yaitu, dengan tudingan mencemarkan nama baik, jelasnya.  

Masih lanjut KUPTD Cisitu,dijelaskannya bahwa,Kepsek Witarya dalam menjalankan kewajibannya selaku Kepala Sekolah dinilai penuh tanggung jawab dan berdedikasi tinggi, artinya dalam tufoksinya demikian telah memenuhi kriteria, ujarnya.*Red

Tidak ada komentar: