Wartawan WIP dilengkapi dengan kartu identitas, pin, surat tugas liputan dan tercantum dalam box redaksi. Bagi yang tidak dilengkapi dengan identitas resmi dan namanya tidak tercantum dalam box, redaksi tidak bertanggung jawab

29 Januari 2015

Ketua Partai Demokrat Jabar, Tidak Membekingi dan Mendukung Kasus Bupati Sumedang Segera Dituntaskan



JAWA BARAT, WiP.

Seperti yang sudah diberitakan di SKU Warta Indonesia Pembaharauan pada dua edisi yang lalu, terkait proses hukum dugaan korupsi yang dilakukan oleh Ade Irawan,dengan judul berita, Sudah “Duda“ Jadi Tersangka Lagi dan judul berita Diancam Hukuman Diatas Lima Tahun Penjara, ternyata berita tersebut tidak membuat gentar Kejaksaan Tinggi Jawa Barat,kenyataannya tetap membiarkan Bupati Sumedang berkeliaran(Tidak dilakukan penahanan), padahal Kejati itu sendiri yang telah menetapkan, bahwa Ade Irawan adalah sebagai tersangka korupsi dan dituntut diatas lima tahun kurungan,ada apa dibalik semua itu...?.

Tertangkap oleh wartawan, ditengah sekenario menyusun kekuatan politik yang dilakukan Bupati H.Ade Irawan dalam rangka mengamankan tuntutan dan jabatannya, Ade Irawan berceletuk dirinya tidak mungkin ditangkap atau ditahan oleh pihak Kajati, karena katanya dibekingi oleh Iwan R Sulandjana (Ketua DPD Partai Demokrat Jabar). demikian issue nya.

Sepertinya dalam momentum yang dinilai terpuruk untuk posisi jabatan dan kedudukan Ade Irawan sebagai Bupati,ada saja pihak-piak yang memanpaatkan peluang dengan cara kasak-kusuk meminta bantuan lewat jaringan khusus untuk dapat mengamankan Ade Irawan dari jeratan posisinya sebagai Bupati.

Memang,siapa orangnya akan menyerah dengan mudah dan begitu saja pasrah menyerahkan diri biarpun sudah dinyatakan tesangka,sudah ditahan saja kebanyakannya masih tetap melakukan upaya untuk membebaskan diri dari jeratan hukum,apa lagi Ade Irawan posisinya masih belum ditahan,. 

Terkait dengan munculnya rumor bahwa, Ade Irawan dibekingi Jendral, Mantan Pangdam Jabar, wartawan WIP melakukan konfirmasi Jumat, (8/01/2015) di jalan Saung Galling N0 8 Dago Bandung. Iwan S (Ketua DPD Demokrat Jabar) yang didampingi Wakil Sekrertaris Gunawan mengatakan, Iwan sangat menghormati hukum dan tidak benar sama sekali membekingi Ade Irawan, justru mempersilahkan kepada pihak kajati untuk segera menuntaskan kasus tersebut dan sangat mendukung proses hukum yang sedang dilakukan Kajati,terangnya.

Lebih deras, Iwan Jendral bintang dua menjelaskan, bahwa hal yang sudah dikatakan Bupati Sumedang, lebih mengarah kepada Black Campain (Kampanye hitam) dalam rangka menerapkan kekuatan posisi orang lain untuk kepentingan dirinya dan Iwan pun sudah menerima laporan juga informasi sebelum wartawan melakukan konfirmasi,ujarnya

Dikatakan Iwan S. Ketua Demokrat Jabar, malah Ade Irawan tidak sadar, bahwa dirinya sedang dijadikan ATM pihak-pihak tertentu,padahal yang sebenarnya hanya tunggu waktu yang tepat, dan pastinya Partai akan memberikan sangsi tegas kepadanya,dikatakannya malah SBY sudah menanyakan terkait Ade Irawan (Bupati Sumedang). Masih menurut Ketua DPD Demokrat, Ade jadi bupati hanya garis tangan dan kebetulan saja karena pada sebelumnya Ade tidak dicalonkan oleh partai, namun karena waktu mendesak dan kebetulan Ade orang Sumedang, yang pada akhirnya Ade diposisikan untuk maju, jelasnya.

Dijelaskan Iwan S., Ade juga pernah akan melakukan kudeta bersama 16 DPC lainnya dengan rencana akan menggulingkan kedudukan Ketua DPD Demokrat Jabar. “Oleh karena itu, saya tidak akan menghalang halangi proses hukum terhadap Ade Irawan, silahkan pihak kajati menuntaskan kasus yang sedang menjerat Bupati Sumedang itu.” Kata Iwan. *Red

Tidak ada komentar: